Bulan puasa lalu rasanya memang banyak cobaan. Selain menahan nafsu makan, saya juga mesti menahan nafsu memodifikasi motor Scoopy saya secara habis-habisan. Untung saja iman saya relatif kuat (ha!). Alhasil, Si Upi saya remajakan dengan bujet yang sewajarnya saja.
Lantas apa yang saya lakukan untuk membuat Upi menjadi kembali muda dan bergairah? Ini dia daftarnya:
- Cat ulang seluruh body (dua warna, moonlight blue dan hitam. Keduanya glossy).
- Cat ulang tutup mesin CVT, velg, shock breaker, kaliper. Semua warna hitam.
- Turun mesin, bersihkan semuanya.
- Beli spion baru model retro. Spion Jokowi, istilah populernya (jangan tanya kenapa!)
- Beli hand grip model klasik, juga warna hitam.
- Beli lampu laser untuk menambah penerangan, plus anti kabut.
- Beli frameless plate untuk plat nomor.
- Bikin jok baru, model klasik, warna hitam dengan busa latex. Empuk banget!
- Beli tutup bensin warna hitam.
- Beli stiker untuk melapis lampu. Warna kuning mencolok.
- Beli karpet untuk alas kaki.
- Beli karpet untuk bagasi.
- Beli jaring untuk menyimpan barang.
- Gembok cakram.
- Ganti kabel spedometer yang putus.
- Tambahan: beli helm retro sepasang untuk saya dan istri.
- Ganti tutup filter, knalpot dan kipas dengan model forge carbon.
- Ganti stiker-stiker + emblem.
- Beli standar dua (yang lama sudah ambyar).
Total biaya keseluruhan mungkin sekitar tiga juta rupiah. Agak besar, memang, tapi setelah melihat hasilnya, rasanya ini semua tidak sia-sia. Sekarang Si Upi sudah cantik lagi. Saya pun jadi bergairah untuk mengajaknya ke mana-mana. Tak percaya? Cek saja foto-foto terbarunya di bawah ini.






Jadi, apakah proyek peremajaan Scoopy ini sudah bisa dibilang rampung? Ternyata, tidak juga. Setelah berjalan-jalan dengannya belakangan ini, saya merasa masih ada yang perlu dibenahi dari Si Upi. Jadi, selanjutnya adalah:
- Ganti sistem pengereman dengan radial, mungkin dari RPD atau RCB. Maunya, sih, satu set dari handle sampai cakram. Tapi, ya, semua tergantung bujet.
- Ganti sistem suspensi. Mungkin pakai KTC, atau dari YSS.
- Ganti ban dual purpose supaya tampilan lebih gagah. Nama boleh Upi, tapi tongkrongan mesti tetap sangar, dong.
- Terakhir, mungkin mengoprek CVT. Ini masih tentatif, karena sejujurnya saya masih ingin mesin motor ini standar saja.
Kapan akan digarap? Entahlah. Mungkin menunggu rezeki lebih yang masih menggantung di awan-awan.
Leave a Reply