Bayu Maitra's official blog

Welcome to my space. Here's where I think out loud.

[Cerita Mini] Lalat Pengganggu

Di ruang kusam temaram berbau amis itu Rahmat duduk bersimpuh. Sebelah tangannya menggenggam jemari Rani lembut, sementara tangan lain mengusap halaus pipi sang kekasih. Tak mampu Rahmat menahan senyum yang mekar perlahan saat menatap Rani yang memejam damai. Tetapi kemudian datang lalat-lalat itu, lalat pengganggu, disusul oleh pertanyaan besar yang sampai detik itu Rahmat tak punya jawabannya: mengapa ia membunuh Rani minggu lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *